7 Jenis Air Minum yang Ada Di Dunia, Mana yang Sering Kamu Minum?

Faktanya dari macam macam air minum dalam kemasan yang ada selama ini, industri air minum dalam kemasan yang anda lihat hari ini telah ada sejak lama, lebih dari seabad yang lalu. Sekarang, air minum dalam kemasan adalah sumber air yang penting, sehat dan aman untuk dikonsumsi. Anda mungkin tidak mengerti ¬†bahwa tidak semua air dalam botol dapat disebut “air kemasan”. Air botolan adalah produk makanan untuk dikonsumsi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS dan BPOM di Indonesia, yang memiliki standar identitas ketat untuk air minum kemasan. Setiap lembaga pengujian mengharuskan “jenis” air dicetak dengan jelas pada label untuk semua air kemasan yang dijual di pasar. Berikut ini tujuh jenis air minum dalam kemasan yang harus anda ketahui.

1. Air mineral dalam kemasan

Ini adalah jenis air kemasan dari mata air di formasi bawah tanah, yang merupakan sumber aliran sungai. Sumber air mineral yang dikumpulkan menggunakan kekuatan eksternal harus berasal dari lapisan bawah tanah yang sama dengan sumber dan harus memiliki komposisi dan kualitas air yang sama yang mengalir secara alami ke permukaan bumi.

2. Air yang dimurnikan

Ini adalah air yang dihasilkan dari distilasi, deionisasi, reverse osmosis, atau proses lainnya, inti utamanya adalah penghilangan bakteri dan kuman berbahaya. Nama produk lain yang cocok untuk air kemasan yang diolah dengan salah satu proses di atas termasuk “air suling” jika diproduksi oleh deionisasi, atau “air reverse osmosis” jika proses yang digunakan adalah reverse osmosis . Atau “air minum” dapat digunakan dengan salah satu istilah pemurnian di atas, misalnya. “Air minum murni” atau “air minum suling.”

3. Air Alkaline

Secara khusus, air alkaline adalah air alami yang mengandung setidaknya 250 bagian mineral per juta total padatan terlarut. Air mineral berbeda dari jenis air kemasan lainnya, melalui tingkat yang konstan dan persentase relatif dari unsur-unsur mineral yang ada dalam sumber alaminya.

4. Air soda

Banyak yang secara keliru mencurigai bahwa jenis air minum ini ditambahkan ke soda, walaupun sudah penuh dengan beberapa gas yang mirip dengan yang ada di sumbernya. Berbagai  gas ini, termasuk karbon dioksida dan oksigen murni, menyebabkan efek seperti minuman bersoda.

5. Air Artesis

Istilah teknis mengacu pada sumber air yang berasal dari akuifer, atau lapisan filter alami di bawah permukaan tanah. Air ini diekstraksi dari area sedimen yang disaring dengan pasir halus dan kemudian diolah untuk menyaring elektrolit dan bahan kimia bermanfaat  yang dikandungnya. Salah satu merek paling populer dari jenis air minum ini adalah Fiji Water, yang diekstraksi langsung dari sumber alami Kepulauan Fiji di Pasifik Selatan.

6. Air Sumur

Jangan berpikir bahwa ini adalah air mentah yang langsung diekstraksi dari sumur mana pun. Secara teknis, sumber air ini diambil dari sumur, tetapi bukan dari sumur buatan, tetapi secara alami dari hasil formasi alami. Hanya sebagian kecil dari sumur alami yang dapat menghasilkan air minum ini. Salah satu contoh air sumur terbaik adalah Cokro Tulung di Klaten, Jawa Tengah.

7. Air keran

Jenis air ini dapat diminum langsung dari keran dan umumnya tersedia terutama di beberapa daerah dengan fasilitas kelola yang baik . Beberapa kota penting di dunia, seperti Singapura, Hong Kong dan Sydney, telah menerapkan teknologi ini sejak lama, yang umumnya berlokasi di tempat-tempat ramai, seperti taman, stasiun, bandara, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *